INFOFLAJK.COM BOGOR – Kabupaten Bogor memasuki musim hujan tahun ini yang di perkirakan lebih panjang dan berintensitas tinggi dari tahun sebelumnya, yang di perkirakan akan berlangsung sampai bulan Juni mendatang.
Mengakibatkan bencana banjir dan longsor, seperti yang menimpa rumah Otang warga kampung Cibalay RT 03 desa Tapos satu, kecamatan Tenjolaya kabupaten Bogor sebagian rumahnya hancur tertimpa materai longsoran tanah pada, Jumat, 17 April 2026.
Mendapat laporan dari warga kepala desa Tapos satu ( Maman Nuriman) bergerak cepat berkordinasi dengan masyarakat, kecamatan dan BPBD kabupatén Bogor untuk memberikan pertolongan salah satunya dengan bergotong royong mengevakuasi korban ketempat aman.
Camat Tenjolaya Dr. Apid Junaedi, S.STP, M.Si memberikan keterangannya di kantor kecamatan Tenjolaya kepada media INFOFLAJK pasca meninjau lokasi longsor.
“Hari ini pagi pagi kami mendapatkan laporan ada longsor di rumah warga ( bapak itang) dikampung Cibalay desa Tapos satu kecamatan Tenjolaya, selanjutnya kami melaporkan ke pihak BPBD kabupaten Bogor dan segera membantu korban bencana,” jelas camat Tenjolaya ( Apid Junaedi).
Apid juga mengucapkan banyak terima kasih kepada BPBD kabupaten Bogor dan pemerintah desa Tapos satu yang sigap dalam penanganan bencana yang menimpa warganya.
Untuk mencegah longsor susulan pemerintah Tapos I juga menyiapkan terpal untuk menutup bekas longsor dengan terpal, hal ini di lakukan supaya tidak ada longsor susulan dan material longsor masuk pemukiman warga jika hujan besar kembali mengguyur wilayah tersebut.
“Rencananya pemerintah desa Tapos I berencana untuk membangun TPT ( tembok penahan tanah) untuk mencegah longsor kedepannya, selain itu Apid juga menghimbau agar masyarakat Tenjolaya selalu waspada dengan kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi di musim hujan berintensitas tinggi tahun ini“pungkasnya
.
(Purnama)















