INFOFLAJK.COM KABUPATEN BOGOR – Perkumpulan petani pengguna air ( P3A) Bina Tani Sejahtera desa Cibitung Tengah kecamatan Tenjolaya kabupaten Bogor melaksanakan realisasi pembangunan irigasi tersier parigi yang berlokasi di kampung Clnangka RT 01/01, Rabu/01/07/2026.
Hal ini terlaksana melalui program P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) yang merupakan program dari Kementerian PUPR untuk rehabilitasi dan pembangunan saluran irigasi berbasis padat karya.
Dengan akad perjanjian kerjasama (PKS) No. HK.02.01/PKS/Bbws4.9.4/VI/2026/517.143,
yang mana dalam pelaksanaan pembangunannya di dampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) sebagai pendamping teknis sekaligus pengawas lapangan
Program P3AI merupakan kegiatan yang dikelola langsung oleh kelompok petani lokal dan didanai melalui APBN melalui balai besar wilayah sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane dibawah kementerian pekerjaan umum melalui DIRJEN sumber daya air.
Ketua Kelompok P3A Bina Tani Sejahtera, Mukhlis Nurizwan, menyampaikan bahwa program ini langkah nyata pemerintah dalam . meningkatkan produktivitas pertanian.
“program P3-TGAI merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur irigasi sebagai penunjang utama produktivitas sektor pertanian“,ungkapnya.
Masyarakat dan para petani menyambut program tersebut dengan penuh antusias, karena dengan program ini mereka memiliki akses langsung dengan irigasi yang di kelolanya sehingga suplai dan kebutuhan air tercukupi.
“Hal ini sebagai langkah untuk mendukung program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan program Asta cita presiden,” ( tambah Mukhlis)
P3-TGAI diharapkan mampu memberikan kontribusi besar kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian, dengan memperbaiki infrastruktur irigasi dan tata kelolanya.
Melalui program ini, diharapkan para petani memperoleh akses dan tercukupinya kebutuhan air yang lebih baik sehingga meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat petani
“Alhamdulillah, para petani sangat bersyukur atas pembangunan saluran irigasi ini. Kami berharap setelah selesai dibangun, pengairan sawah menjadi lebih baik sehingga hasil pertanian meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” pungkas Mukhlis.
(Purnama)















