INFOFLAJK.COM, BOGOR – Ramainya pemberitaan beberapa media online mengenai pekerjaan bronjong di sungai Cipatujah kecamatan jonggol beberapa waktu lalu yang diberitakan tidak sesuai spesifkasi dibantah oleh pelaksana (muhayar).
Ditemui oleh INFO FLAJK ditempat pekerjaan, (Sabtu, 04/07/2026), pelaksana memberkan bantahan terkait pemberitaan beberapa waktu lalu .
Muhayar merasa keberatan dengan pemberitaan tersebut padahal fakta sebenarnya dilapangan tidak seperti itu, Muhayar mengaku sudah . mengikuti spesifikasi yang di keluarkan oleh dinas terkait.
“pekerjaan kami dikerjakan sudah sesuai spek dan gambar yang dikeluarkan oleh dinas dalam pelaksanaannya kami ikuti sesuai aturan dari dinas,” aku Muhayar.
‘Mengenai tuduhan bahwa kami menggunakan batu yang diambil dari sungai Cipatujah, itupun tidak benar, kami belanja batu dari pak jaya pelansiir lokal, orang kampung raweuy dan kami mempunyai nota pembelian dari pembelanjaan tersebut.”‘ ungkap Muhayar.
“kami juga membeli dari karang taruna setempat dan memiliki bon belanja juga, karena kami berprinsip dengan adanya pekerjaan kami harus bisa melibatkan masyarakat sekitar*.( Tambah Muhayar).
Pelaksana mengaku dalam pengerjaan bronjong tersebut selain belanja material dari pelansir lokal dalam pengerjaannya melibatkan para pekerja lokal.
“Bukan itu saja kami pun mempekerjakan warga sekitar untuk ikut bekerja dipekerjaan kami, ada beberapa orang warga sekitar yang ikut kami pekerjaan.disini,dan alhamdulillah pekerjaan kami sudah 90% dan kami targetkan dalam 1 minggu ini bisa selesai,”
Pelaksana pengerjaan proyek menjelaskan mengenai sumber anggaran pada proyek tersebut berasal dari pemerintah kabupaten Bogor melalui anggaran biaya tambahan ( ABT) dinas PUPR.
“Adapun yang mengatakan pekerjaan kami adalah siluman karena tidak ada papan pagu anggaran itu tidak benar karena ini pekerjaan proyek penanganan bencana yang bersumber dari Anggaran ABT ‘jelasnya.
Kemudian untuk mengkonfirmasi pengakuan pelaksana akan hal tersebut mengenai benar tidaknya kami meminta bukti bon atau nota pembeliannya, yang kemudian di perlihatkan oleh pihak pelaksana.
Dan pengungkapan berlanjut dengan mewawancara salah satu anggota karang taruna yang kebetulan ada dilokasi pengerjaan proyek tersebut.
“memang benar untuk matrial pekerjaan ini membeli dari kami dan kami pun menjual matrial yang sesuai dengan spek, bahakan kami ucapkan terimakasih juga karena proyek ini sudah bisa memberdayakan kami dan juga warga sekitar pekerjaan” ujarnya singkat.
Hal serupa juga diakui jaya pelangsir lokal yang menyuplai bahan material proyek pada proyek tersebut di beli darinya
“memang benar proyek ini membeli batu untuk bronjong dari kami dan tuduhan bahwa mengambil dari lokasi sekitar itu tidak benar bahkan kami welcome buat semua temen-temen media yang datang untuk sekedar minum kopi dan ganti bensin kami pun tidak perhitungan memberikan kepada temen-temen media ujar jaya”, pungkas jaya.
(Maulana)















